Terkait MotoE, Marc Marquez: Saya Masih Menikmati MotoGP

loading...


Liputan6.com, Bandung – Kendaraan listrik merupakan masa depan dari perkembangan dunia otomotif. Mobil atau motor listrik dinilai bisa mengurangi polusi sekaligus meningkatkan efisiensi berkendara. Bahkan tren ini pun mulai menjalar ke dunia balap, khususnya FIM Enel MotoE World Cup yang akan diluncurkan tahun ini oleh Dorna Sports.

Rencananya MotoE akan digelar di lima sirkuit Eropa yang diikuti oleh 18 sepeda motor. 7 tim independen masing-masing akan mendapatkan dua sepeda motor, dan empat sepeda motor diperuntukkan untuk tim Moto2 dan Moto3 yang memutuskan untuk mengikuti.

Terkait dengan hal ini, Tetsuhiro Kuwata, Honda Racing Corporation (HRC) Director pun angkat bicara. ” MotoE adalah pendekatan yang berbeda terhadap dunia balap motor. Dan ini baru menjadi titik awal pendekatan ini. Kami butuh mempertimbangkan pendekatan ini di masa depan, tapi ini terlalu cepat bagi kami. Jadi kita akan lihat apa yang terjadi di MotoE dan kami akan mempertimbangkannya di masa depan,” ungkap Kuwata saat sesi interview di hotel Harris, Bandung.

Marc Marquez pun ikut mengomentari soal MotoE. “Saya pikir atau saya harap masa depan itu masih jauh, karena saya menikmati motor ini. Saya belum mencoba motor listrik, jika disiapkan saya akan mencobanya. Tapi saat ini kita akan menjalankan MotoGP yang saya nikmati,” ungkap Marc Marquez ke wartawan.

Dikutip dari laman resmi MotoGP, suara dari MotoE akan memiliki keunikan tersendiri dan sangat berbeda. Motor elektrik akan lebih senyap, namun akan menyajikan suara yang biasanya tak terdengar akibat tertutup suara mesin konvensional. Suara yang terdengar adalah suara motor listrik membelah udara dan suara decitan akan memberikan pengalaman berbeda.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *