Meski Diasuransikan, Jangan Coba-Coba Merusak Motor Sendiri

loading...


Liputan6.com, Jakarta – Mungkin Anda masih ingat aksi Adi Saputra (21) sempat viral di media sosial beberapa hari lalu. Seperti yang Anda ketahui, Adi merusak motornya akibat tak terima ditilang oleh polisi.

Terkait dengan aksi perusakan sepeda motor tersebut, VP Communication, Event and Service Management Asuransi Astra, L Iwan Pranoto ikut angkat bicara.

Menurutnya secara umum, penggantian biaya kerusakan tersebut masih bisa ditanggung pihak asuransi. Namun kemudian timbul pertanyaan jika kerusakan tersebut disebabkan karena disengaja, apakah asuransi akan tetap mengganti kerugian atas risiko yang dialami?

Sebelumnya, Iwan menjelaskan pada dasarnya asuransi dapat menyetujui klaim atas risiko kerusakan yang diajukan pemilik kendaraan. Untuk sepeda motor, biasanya hanya perlindungan Total Loss Only (TLO) yang menjamin risiko karena pencurian dan kerusakan jika biaya perbaikannya sama dengan atau melebihi 75 persen dari harga kendaraan sesaat sebelum kerugian (usia maksimal kendaraan 12 tahun).

Sedangkan untuk mobil, selain TLO ada perlindungan Comprehensive yang menjamin risiko kerugian atas kerusakan sebagian (partial loss) dan menyeluruh (total loss) akan ditanggung oleh pihak asuransi, sepanjang tidak dikecualikan dalam polis (usia maksimal kendaraan 9 tahun).

“Tapi kalau rusaknya disebabkan karena disengaja atau saat kejadian ternyata si pengendara melanggar lalu lintas, tidak punya SIM atau surat kendaraan yang masih berlaku, maka proses klaim yang diajukan jelas tidak ditanggung oleh asuransi. Itu berlaku juga baik mobil maupun motor,” jelasnya.

 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *