Ini Harapan Pengguna pada Grab, Startup yang Kini Berstatus Decacorn

loading...


“Sebenarnya pilih Grab karena suka banyak kode-kode promo tiap bulan, kan lumayan (lebih murah). Apalagi setelah terintegrasi sama OVO,” katanya.

Dengan status decacorn yang disandangnya, Intan berharap agar pelayanan yang diberikan Grab lebih diperbaiki.

“Karena sering kejadian saya pesan GrabBike ternyata abangnya jauh banget nggak kira-kira, akhirnya saya cancel. Nah pesan lagi butuh waktu lagikan,” kata dia.

Demikian juga pengguna lain bernama Adhitya Gema yang sudah empat tahun aktif menggunakan jasa Grab.

Sebagai pekerja di kantor agensi, Adhit paling sering menggunakan layanan GrabBike dan Grab Delivery. “Soalnya kerja di agensi jadi sering kirim barang,” tuturnya.

Adhit mengaku, ketimbang layanan serupa milik kompetitor, dia memilih Grab karena lebih murah, driver yang lebih sopan, serta aplikasi yang lebih bersahabat.

Dengan status decacorn, Adhit berharap agar Grab lebih Indonesia. “Banyakin lapangan kerja di sini, lebih perhatikan kesejahteraan driver,” ujarnya.

Ada juga yang memilih Grab karena maps-nya yang lebih akurat dibanding milik kompetitor. “Map-nya lebih akurat,” tutur seorang pengguna bernama Dina.

(Tin/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Ridzki Kramadibrata membagi beberapa kunci suksesnya dalam memimpin Grab Indonesia.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *